Jakarta – Industri telekomunikasi Indonesia kembali dihebohkan dengan pengumuman penjualan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) kepada PT Hutchison 3 Indonesia (H3I). Transaksi bernilai fantastis ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah ekonomi digital Tanah Air. Lantas, siapa sebenarnya yang berada di balik layar penjualan Indosat ini?
Indosat: Raksasa Telekomunikasi dengan Sejarah Panjang
Indosat merupakan perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia. Berdiri pada tahun 1967, perusahaan ini awalnya bernama Perusahaan Negara Telekomunikasi (PNT). Pada tahun 1994, PNT berubah nama menjadi Indosat.
Selama lebih dari lima dekade, Indosat telah memainkan peran penting dalam perkembangan industri telekomunikasi Indonesia. Perusahaan ini merupakan pelopor layanan telepon seluler di Tanah Air dengan meluncurkan layanan IM3 pada tahun 1992.
Ooredoo dan Hutchison: Pemilik Terdahulu Indosat
Pada tahun 2008, Indosat diakuisisi oleh Qatar Telecom (Qtel), yang kemudian berganti nama menjadi Ooredoo. Pada tahun 2013, Ooredoo mengakuisisi Hutchison Essar, yang mengoperasikan layanan seluler di India dan Indonesia.
Penggabungan antara Indosat dan Hutchison Essar pada tahun 2014 membentuk Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). Kepemilikan IOH terbagi antara Ooredoo (65%) dan Hutchison (35%).
PT Hutchison 3 Indonesia: Pemilik Baru Indosat
PT Hutchison 3 Indonesia (H3I) merupakan anak perusahaan dari CK Hutchison Holdings Limited, sebuah konglomerat asal Hong Kong. H3I sebelumnya dikenal dengan nama Tri Indonesia, yang merupakan salah satu operator seluler terkemuka di Indonesia.
Selain Tri, CK Hutchison Holdings juga memiliki beberapa perusahaan telekomunikasi besar di dunia, seperti Three UK, Hutchison Australia, dan Vodafone India.
Proses Penjualan Indosat
Proses penjualan Indosat kepada H3I bermula pada tahun 2021. Pada saat itu, Ooredoo mengumumkan rencana untuk melepas kepemilikannya di IOH. Hutchison kemudian menyatakan ketertarikannya untuk mengakuisisi saham Ooredoo.
Setelah melalui serangkaian negosiasi, Ooredoo dan Hutchison mencapai kesepakatan pada bulan April 2023. Menurut perjanjian tersebut, Hutchison akan mengakuisisi seluruh saham Ooredoo di IOH dengan nilai sekitar Rp 43 triliun.
Dampak Penjualan Indosat
Penjualan Indosat kepada H3I diperkirakan akan berdampak signifikan pada industri telekomunikasi Indonesia. Transaksi ini akan menciptakan operator seluler terbesar kedua di Tanah Air setelah Telkomsel.
Penggabungan IOH dan H3I juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan layanan telekomunikasi di seluruh Indonesia. Selain itu, transaksi ini juga dapat memicu persaingan baru di industri telekomunikasi Indonesia.
Kesimpulan
Penjualan Indosat Ooredoo Hutchison kepada PT Hutchison 3 Indonesia merupakan sebuah transaksi bersejarah dalam industri telekomunikasi Indonesia. Transaksi ini akan mengubah lanskap industri dan berdampak pada jutaan pelanggan di Tanah Air. Di balik layar transaksi raksasa ini, terdapat kisah tentang beberapa perusahaan telekomunikasi terkemuka di dunia dan ambisi mereka untuk memimpin pasar telekomunikasi Indonesia yang terus berkembang.